Toyota bZ: Transformasi Crossover Listrik dengan Nama Baru dan Performa Lebih Unggul

Toyota secara resmi memperkenalkan evolusi dari crossover listrik bZ4X, yang kini hadir dengan nama baru, Toyota bZ. Langkah ini disertai serangkaian pembaruan signifikan, mulai dari desain eksterior yang lebih dinamis hingga peningkatan performa yang mengesankan. Perubahan nama ini, yang telah menjadi perbincangan sejak akhir tahun lalu, diyakini sebagai respons terhadap masukan pasar mengenai pengucapan dan daya ingat nama bZ4X yang dianggap kurang familiar.

Perubahan paling mencolok terlihat pada bagian depan kendaraan. Desain lampu utama kini tampil lebih tajam dan agresif, dipadukan dengan bumper yang memiliki lubang intake berukuran lebih besar, memberikan kesan sporty dan modern. Selain itu, Toyota menawarkan pilihan velg alloy baru dengan ukuran 18 inci dan 20 inci, memungkinkan konsumen untuk menyesuaikan tampilan kendaraan sesuai preferensi pribadi.

Sentuhan perubahan juga merambah ke bagian samping. Pada varian warna tertentu, seperti Wind Chill Pearl, Heavy Metal, dan Black, fender kini hadir dengan warna senada bodi, menciptakan tampilan yang lebih mulus dan terintegrasi. Di bagian interior, head unit mengalami peningkatan ukuran menjadi 14 inci, memberikan pengalaman visual yang lebih imersif. Fitur tambahan termasuk dua pengisian daya nirkabel untuk smartphone dan ambient light dengan 64 pilihan warna, meningkatkan kenyamanan dan personalisasi kabin.

Dari segi performa, Toyota bZ menawarkan peningkatan tenaga yang signifikan, terutama pada versi All-Wheel Drive (AWD) yang kini menghasilkan tenaga hingga 338 Tk berkat penggunaan dua motor listrik. Sementara itu, versi Front-Wheel Drive (FWD) menghasilkan tenaga sebesar 221 Tk. Sebagai perbandingan, bZ4X versi AWD hanya menghasilkan 221 Tk, sedangkan versi FWD menghasilkan 201 Tk.

Selain peningkatan tenaga, Toyota juga mengklaim bahwa bZ memiliki jarak tempuh yang 25 persen lebih jauh dibandingkan bZ4X, mencapai hingga 505 Km. Jarak tempuh ini dicapai berkat penggunaan baterai berkapasitas 74,7 kWh. Toyota juga mengklaim bahwa pengisian daya dari 10 persen hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu 30 menit.

Fitur paddle shift juga disematkan untuk memungkinkan pengemudi mengatur tingkat pengereman regeneratif sesuai dengan preferensi mereka, memberikan kontrol yang lebih baik atas efisiensi energi kendaraan. Penamaan "bZ" sendiri, yang merupakan singkatan dari "Beyond Zero", pertama kali digunakan oleh Toyota saat memperkenalkan deretan mobil listrik konsepnya pada tahun 2021, menandakan komitmen perusahaan terhadap masa depan mobilitas yang berkelanjutan.

Sebelumnya, PT Toyota Astra Motor (TAM) sempat memasarkan bZ4X di Indonesia. Namun, saat ini, status mobil listrik tersebut adalah spot order, yang berarti unit baru akan dikirimkan jika ada pemesanan. Dengan perubahan nama, desain, dan peningkatan performa, Toyota bZ diharapkan dapat menarik perhatian konsumen yang mencari crossover listrik yang stylish, bertenaga, dan ramah lingkungan.