GRIB Jaya Tabanan Dinyatakan Bubar: Pemerintah Bali Tegaskan Sikap Menolak Ormas yang Meresahkan
Organisasi masyarakat (ormas) yang mengatasnamakan GRIB Jaya di wilayah Tabanan, Bali, secara resmi dinyatakan bubar. Pembubaran ini dilakukan dengan pendampingan dari pecalang adat Desa Sanggulan, sebuah bentuk sinergi antara kearifan lokal dan ketegasan dalam menjaga ketertiban.
Ketua GRIB Jaya Bali, Joseph Nahak, belum memberikan pernyataan resmi terkait pembubaran tersebut. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bali telah mengambil sikap tegas dengan menyatakan tidak akan menerbitkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) bagi GRIB Jaya. Gubernur Bali, I Wayan Koster, secara eksplisit menyatakan bahwa pemerintah daerah memiliki hak untuk menolak ormas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Keputusan ini didasari oleh pertimbangan matang dan komitmen untuk menjaga Bali tetap kondusif. Pemerintah daerah tidak akan memberikan ruang bagi organisasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Penolakan penerbitan SKT menjadi bukti konkret dari ketegasan pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Sebelumnya, video pernyataan pembubaran GRIB Jaya DPC Tabanan oleh perwakilan ormas dan pecalang telah beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, disampaikan bahwa kegiatan GRIB Jaya DPC Tabanan dihentikan tanpa batas waktu yang ditentukan.
Gubernur Koster juga menegaskan bahwa Bali tidak membutuhkan bantuan dari ormas-ormas luar yang membawa agenda masing-masing. Ia menekankan pentingnya peran serta aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada aparat keamanan jika menemukan indikasi praktik premanisme, pungutan liar, intimidasi, atau tindakan kekerasan yang meresahkan.
Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk pecalang adat, dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Langkah tegas terhadap ormas yang berpotensi menimbulkan gangguan merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Bali.