Sandiaga Uno Merasa Terhormat Dinominasikan Sebagai Kandidat Ketua Umum PPP

Nama Sandiaga Uno muncul sebagai salah satu kandidat potensial untuk menduduki kursi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menjelang pelaksanaan muktamar partai. Sandiaga menyatakan dirinya merasa terhormat atas nominasi tersebut.

"Saya merasa sangat tersanjung karena nama saya disebut dan disejajarkan dengan tokoh-tokoh terkemuka lainnya dalam bursa calon Ketua Umum PPP," ujar Sandiaga kepada awak media, Kamis (15/5/2025).

Sandiaga menjelaskan salah satu persyaratan untuk menjadi Ketua Umum PPP adalah pernah menjabat posisi satu tingkat di bawah ketua umum. Ia berharap PPP dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan kepada masyarakat.

"Namun demikian, semua keputusan tentu berada di tangan pimpinan partai. Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP, seorang kader yang ingin mencalonkan diri sebagai ketua umum harus pernah menduduki jabatan satu tingkat di bawahnya," jelasnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar siapapun yang terpilih sebagai Ketua Umum PPP nantinya dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Sandiaga menekankan pentingnya PPP untuk mampu menjawab tantangan-tantangan yang ada saat ini.

"Terlepas dari siapa pun Ketua Umum yang terpilih, saya berharap PPP dapat semakin berkontribusi secara nyata bagi masyarakat, terutama dalam menjawab tantangan-tantangan yang ada," tambahnya.

Lebih lanjut, Sandiaga menceritakan pengalamannya berinteraksi aktif dengan masyarakat saat berada di luar pemerintahan, salah satunya dengan membantu masyarakat dalam mencari lapangan pekerjaan.

"Meskipun saat ini saya berada di luar pemerintahan, saya justru merasa lebih leluasa dalam membantu masyarakat. Saya aktif turun ke lapangan, hadir di tengah-tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, dan turut mencari solusi, terutama dalam hal penciptaan lapangan kerja," ungkapnya.

"Baru-baru ini, kami menjalankan program pemberdayaan digital marketing bersama sejumlah pihak. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan akses dan kesempatan yang setara, membuka peluang usaha, serta menciptakan lapangan kerja yang inklusif bagi semua," sambungnya.

PPP dijadwalkan untuk menggelar muktamar sekitar bulan Agustus atau September mendatang guna memilih ketua umum dan pengurus DPP yang baru. Beberapa nama yang masuk dalam bursa calon Ketua Umum PPP antara lain Sandiaga Uno, Muhammad Romahurmuziy (Rommy), dan Andi Amran Sulaiman.

"Pelaksanaan Muktamar PPP akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Adha dan pilkada ulang di beberapa daerah. Karena itu, diputuskan antara Agustus-September, tetapi ini masih tentatif," kata juru bicara (jubir) PPP, Usman Muhammad Tokan, dalam keterangannya, Rabu (14/5).

Usman menambahkan bahwa nama-nama yang masuk dalam bursa ketua umum berasal dari internal dan eksternal PPP. Pihak eksternal bahkan telah melakukan konsolidasi dan bertemu dengan sejumlah pimpinan DPW PPP.

"Jika benar kabar dari eksternal ini akan maju menjadi orang nomor satu di PPP, kami menyambut baik. Kami berharap, jika tidak terpilih, tetap bergabung dan berjuang membesarkan PPP untuk merebut kembali kejayaan PPP di Pemilu 2029 yang akan datang," sebutnya.

Berikut adalah daftar nama yang masuk dalam bursa calon Ketua Umum PPP:

Internal PPP

  • Muhamad Mardiono
  • Muhammad Romahurmuziy
  • Sandiaga Salahuddin Uno
  • Amir Uskara
  • Taj Yasin Maimoen

Eksternal PPP

  • Syaifullah Yusuf (Menteri Sosial)
  • Andi Amran Sulaiman (Menteri Pertanian)
  • Agus Suparmanto (eks Menteri Perdagangan)