Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Monas, Ratusan Personel Gabungan Diterjunkan

html

Jakarta, Ibu Kota Negara, kembali menjadi pusat perhatian dengan rencana digelarnya dua aksi unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional (Monas) hari ini. Pihak kepolisian telah mengambil langkah antisipatif dengan menyiagakan ratusan personel gabungan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Susatyo Purnomo Condro, menyatakan bahwa sebanyak 967 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi. Penekanan utama dalam pengamanan ini adalah pendekatan humanis dan profesional, serta memastikan bahwa seluruh personel tidak membawa senjata api.

"Kami mengimbau kepada seluruh personel yang bertugas untuk melaksanakan pengamanan dengan pendekatan humanis dan profesional. Kami juga memastikan bahwa tidak ada personel yang membawa senjata api," tegas Kombes Susatyo.

Adapun dua kelompok masyarakat yang berencana menggelar aksi unjuk rasa hari ini adalah:

  • Ikatan Lintas Pegawai Perguruan Tinggi Negeri Baru se-Indonesia: Kelompok ini akan menyuarakan aspirasi terkait pengalihan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Badan Hukum Milik Negara (BHMN) Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
  • Mahasiswa Trisakti: Aksi yang akan digelar oleh Mahasiswa Trisakti bertujuan untuk menuntut pengusutan tuntas dan penyelesaian kasus Tragedi Trisakti yang terjadi pada 12 Mei 1998.

Kapolres Metro Jakarta Pusat juga mengimbau kepada para peserta aksi unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai, serta menghindari tindakan-tindakan yang dapat memprovokasi atau mengganggu ketertiban umum. Masyarakat umum juga diimbau untuk menghindari kawasan Monas selama berlangsungnya aksi unjuk rasa guna menghindari kepadatan lalu lintas.

"Kami menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, kami juga mengimbau agar penyampaian pendapat tersebut dilakukan dengan cara yang damai, tertib, dan tidak melanggar hukum," imbuh Kombes Susatyo.

Pihak kepolisian akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan bahwa aksi unjuk rasa dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.