Tembok Penahan Air Gudang SDA Pasar Minggu Kembali Ambrol Diterjang Luapan Air Hujan
Hujan deras yang mengguyur kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, kembali menyebabkan kerusakan infrastruktur. Tembok penahan air di Gudang Rawa Minyak milik Dinas Sumber Daya Air (SDA), yang terletak di Jalan Aup, dilaporkan ambrol pada Rabu (21/5/2025). Ini merupakan kejadian kedua kalinya, dengan kerusakan kali ini dinilai lebih parah dari sebelumnya.
Warga sekitar, Teguh (47), mengungkapkan bahwa ambrolnya tembok bukan semata-mata disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi. Menurutnya, masalah utama terletak pada saluran air yang tersumbat, menyebabkan air meluap dan memberikan tekanan berlebih pada tembok penahan. Ia menjelaskan bahwa terdapat gorong-gorong di bawah area tersebut yang kondisinya mampet dan mendesak agar dilakukan perbaikan menyeluruh.
"Sebenarnya dari awal di sini kan di bawah ini ada gorong-gorong. Nah gorong-gorongnya itu mampet. Itu mending dibongkar, dijebol, dibikin jembatan atau gimana, biar alirannya bisa diperbesar," ujarnya.
Teguh menambahkan bahwa ia dan warga lainnya telah berulang kali melaporkan kondisi tembok dan saluran air yang bermasalah kepada pihak Dinas SDA. Namun, laporan tersebut tidak mendapatkan respons yang memadai, sehingga kejadian ambrolnya tembok kembali terulang. Saat kejadian, Teguh sedang bekerja di bengkelnya yang berdekatan dengan gudang. Air bah dari tembok yang jebol langsung menerjang bengkelnya.
"Kami sudah kasih peringatan, kami kasih tahu, tapi enggak ada tindakan. Malah kejadian seperti inilah. Baru mereka repot kan," ungkapnya dengan nada kecewa.
Kejadian ambrolnya tembok gudang SDA ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, kurang lebih satu jam setelah hujan deras mengguyur Jakarta Selatan sejak pukul 10.00 WIB. Ambrolnya tembok ini semakin memperparah kondisi lingkungan sekitar dan menimbulkan kekhawatiran bagi warga akan potensi banjir yang lebih besar di masa mendatang.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini secara komprehensif, tidak hanya dengan memperbaiki tembok yang ambrol, tetapi juga dengan membersihkan dan memperbaiki saluran air yang menjadi penyebab utama permasalahan.