BSI Umumkan Pembagian Dividen Rp 1,05 Triliun untuk Tahun Buku 2024

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengumumkan pembagian dividen tunai senilai total Rp 1,05 triliun kepada para pemegang sahamnya. Keputusan strategis ini merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 16 Mei 2025, menandakan komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah kepada para investor.

Nilai dividen yang akan diterima oleh setiap pemegang saham adalah sebesar Rp 22,78 per lembar saham. Angka ini mencerminkan sekitar 15% dari total laba bersih yang berhasil dibukukan BSI sepanjang tahun 2024, yang mencapai Rp 7,01 triliun. Pembagian dividen ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2025. Untuk dapat menerima hak dividen ini, para investor perlu memastikan nama mereka tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date perusahaan pada tanggal 28 Mei 2025.

Wisnu Sunandar, Corporate Secretary BSI, menjelaskan bahwa proses pembayaran dividen akan dilakukan secara elektronik melalui Rekening Dana Nasabah (RDN) di perusahaan efek atau bank kustodian. Metode ini berlaku khusus bagi para pemegang saham yang sahamnya tercatat dalam penitipan kolektif di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Dalam keterangan resminya, Wisnu Sunandar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemegang saham atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BSI. Ia juga mengharapkan dukungan berkelanjutan agar BSI dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia. Lebih lanjut, Wisnu Sunandar menegaskan bahwa informasi detail terkait syarat dan ketentuan pembagian dividen telah diumumkan secara resmi melalui saluran informasi perusahaan.

Selain mengalokasikan sebagian laba bersih untuk dividen, BSI juga menyisihkan 20% dari laba sebagai cadangan wajib. Sementara itu, 65% dari laba bersih akan dialokasikan sebagai laba ditahan, yang akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan di masa mendatang. Keputusan ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk menjaga keberlanjutan dan stabilitas keuangan jangka panjang.

Kinerja keuangan BSI pada tahun 2024 menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan yang signifikan. Selain mencatatkan laba bersih sebesar Rp 7,01 triliun, total aset BSI juga mengalami peningkatan, mencapai Rp 409 triliun. Ekuitas perusahaan juga naik menjadi Rp 45,04 triliun, mencerminkan pertumbuhan sebesar 16,29% dibandingkan dengan tahun 2023. Peningkatan ini menunjukkan fundamental keuangan BSI yang semakin kuat dan solid.

Pembagian dividen kali ini mengalami peningkatan sebesar 22,86% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang hanya sebesar Rp 18,54 per lembar saham. Hal ini menunjukkan komitmen BSI untuk terus meningkatkan nilai bagi para pemegang saham seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bisnis perusahaan.

Berikut adalah rincian jadwal pembagian dividen BSI:

  • Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 26 Mei 2025
  • Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 27 Mei 2025
  • Cum Dividen di Pasar Tunai: 28 Mei 2025
  • Ex Dividen di Pasar Tunai: 2 Juni 2025
  • Tanggal Pencatatan (Recording Date): 28 Mei 2025, pukul 16.30 WIB
  • Tanggal Pembayaran Dividen: 19 Juni 2025