Sinergi Pertamina Group Amankan Suplai Gas Jawa Barat Melalui Kontrak Jangka Panjang

Kepastian pasokan gas untuk sektor industri dan pembangkit listrik di Jawa Barat (Jabar) kini semakin terjamin dengan adanya Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) yang strategis. Kolaborasi apik antara PT Pertamina Gas (Pertagas), PT Pertamina EP (PEP), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) membuahkan kesepakatan yang ditandatangani pada hari Selasa (20/5/2025) di ajang Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention & Exhibition 2025, ICE BSD City, Tangerang.

Inisiatif ini menjadi manifestasi komitmen Pertamina Group dalam menjaga keberlangsungan pasokan energi di dalam negeri, terutama di wilayah vital seperti Jawa Barat. Langkah ini sekaligus mendukung cita-cita swasembada energi yang menjadi salah satu pilar utama dari delapan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo Subianto, dalam sambutannya saat membuka IPA Convex 2025 pada Rabu (21/5/2025), menegaskan bahwa sektor energi merupakan elemen kunci dalam kedaulatan negara. Beliau menyatakan dukungan penuh pemerintah terhadap pengelolaan energi yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan nasional.

"Sektor energi Indonesia saat ini menjadi pusat perhatian global, berkat stabilitas, kekayaan sumber daya, serta komitmen kita terhadap transisi energi dan keberlanjutan. Pemerintah akan memberikan dukungan penuh kepada perusahaan nasional untuk mengelola dan memaksimalkan potensi energi demi kesejahteraan rakyat," ungkap Prabowo.

PJBG ini menjamin pasokan gas yang bersumber dari Lapangan Pondok Tengah dan Citarik yang dikelola oleh PEP. Gas ini akan didistribusikan ke berbagai sektor krusial, termasuk:

  • Industri baja
  • Petrokimia
  • Pembangkit listrik
  • Kilang

Distribusi gas akan memanfaatkan jaringan pipa transmisi Pertagas yang membentang dari Cilegon hingga Gresik, memastikan penyaluran yang efisien dan handal.

Direktur Utama Pertagas, Gamal Imam Santoso, menekankan bahwa kerjasama ini adalah bukti nyata sinergi yang kuat antar anak perusahaan Pertamina dalam mendukung ketahanan energi nasional.

"Melalui kolaborasi ini, kami memastikan pemanfaatan sumber energi domestik secara optimal. Pertagas berkomitmen untuk menyalurkan energi secara andal ke sektor-sektor strategis, sejalan dengan arahan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional," kata Gamal.

Penandatanganan PJBG ini dilakukan oleh Gamal Imam Santoso (Direktur Utama Pertagas), Muhammad Arifin (Pelaksana Tugas Direktur Utama PEP), dan Ratih Esti Prihatini (Direktur Komersial PGN). Acara tersebut juga disaksikan oleh Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto.

Pertamina menegaskan bahwa PJBG ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap agenda transisi energi berkelanjutan serta optimalisasi pemanfaatan energi dalam negeri, yang sejalan dengan visi jangka panjang pembangunan nasional di sektor energi. Kontrak ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Jawa Barat dan Indonesia secara keseluruhan.