Kementerian Pendidikan Ulurkan Bantuan untuk Guru Korban Kecelakaan di Magelang: Santunan dan Subsidi Pendidikan
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan perhatian khusus kepada keluarga guru korban kecelakaan tragis yang menimpa rombongan dari SD Islam Tahfidz Qur’an (ITQ) As-Syafi’iyah, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Bantuan yang diberikan meliputi santunan tunai dan subsidi pendidikan bagi guru yang masih menempuh pendidikan tinggi.
Abdul Mu'ti, perwakilan dari Kemendikdasmen, secara langsung mengunjungi kediaman keluarga korban pada Rabu (21/5/2025) untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan. Santunan sebesar Rp 5 juta diberikan kepada setiap keluarga korban sebagai bentuk tali asih dan diharapkan dapat meringankan beban yang mereka hadapi.
Selain santunan, Kemendikdasmen juga menawarkan program subsidi pendidikan bagi guru-guru yang masih berstatus mahasiswa atau belum menyelesaikan studi D4/S1. Subsidi sebesar Rp 3 juta per semester akan diberikan untuk membantu mereka melanjutkan pendidikan. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualifikasi guru dan sebagai wujud kepedulian terhadap para pendidik yang menjadi tulang punggung pendidikan bangsa.
Mu'ti menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden kecelakaan yang merenggut nyawa beberapa guru SD ITQ As-Syafi’iyah pada tanggal 7 Mei 2025. Ia menekankan pentingnya peran guru dalam mencerdaskan bangsa dan menyebut peristiwa ini sebagai pengingat akan risiko yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.
Peristiwa nahas ini terjadi ketika rombongan guru, komite sekolah, dan pemilik yayasan berencana melakukan takziah ke Purworejo dengan menggunakan lima kendaraan. Mobil yang membawa rombongan ustazah mengalami kecelakaan di tanjakan Ngangkruk, Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Akibatnya, 13 ustazah menjadi korban, dengan 10 di antaranya meninggal dunia. Kecelakaan ini meninggalkan duka mendalam bagi dunia pendidikan dan menjadi perhatian serius bagi pemerintah.
Bantuan yang diberikan Kemendikdasmen diharapkan dapat memberikan sedikit keringanan dan semangat bagi keluarga yang ditinggalkan serta memotivasi para guru untuk terus berdedikasi dalam dunia pendidikan. Pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada para guru dan tenaga kependidikan sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.