Router WiFi Halte Transjatim Sidoarjo Raib Digondol Maling, Wajah Pelaku Terekam CCTV
Aksi pencurian router WiFi di Halte Kemendung 1 dan 2 Transjatim koridor II (Surabaya-Mojokerto PP) menjadi sorotan setelah rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku tersebar luas. Insiden ini terjadi pada 16 Mei 2025, pukul 02.56 WIB, dan terekam oleh kamera pengawas yang terpasang di halte.
Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria mengenakan kaus lengan panjang putih dan topi putih memasuki area halte. Sebelum melancarkan aksinya, pria tersebut tampak duduk sejenak di dekat pintu masuk. Kemudian, dengan sigap, ia mengambil router WiFi yang terpasang di halte. Usai berhasil menggondol perangkat tersebut, pelaku langsung meninggalkan lokasi dengan menggunakan sepeda motor.
Yang menarik dari kejadian ini adalah, sebelum mengambil router, pelaku sempat mendekatkan wajahnya ke arah kamera CCTV. Hal ini menyebabkan wajahnya terekam dengan jelas, sehingga memudahkan proses identifikasi oleh pihak berwajib. Akun Instagram resmi @officialtransjatim turut menyebarluaskan rekaman CCTV tersebut dengan harapan masyarakat dapat membantu mengidentifikasi pelaku. Admin akun juga menyediakan saluran komunikasi berupa nomor telepon, DM Instagram, dan aplikasi Jatim Ajaib bagi siapa saja yang memiliki informasi mengenai keberadaan pelaku.
Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Ainur Rofiq, membenarkan terjadinya aksi pencurian ini. Ia mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama fasilitas router WiFi di halte Transjatim menjadi sasaran pencurian. Sebelumnya, kasus serupa juga pernah terjadi, dan pelakunya berhasil ditangkap.
Menurut Ainur Rofiq, router WiFi merupakan fasilitas vital yang berfungsi sebagai sarana kontrol dan pemantauan pelayanan, kebersihan, serta potensi tindak kejahatan di halte Transjatim. Dengan adanya router WiFi, petugas dapat memantau kondisi halte secara real-time dan mengambil tindakan yang diperlukan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Akibat pencurian ini, Dishub Jatim mengalami kendala dalam melakukan pengawasan dan pemantauan di halte Kemendung.
Pihak berwajib saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku dan menangkapnya. Masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini diimbau untuk segera menghubungi pihak berwajib atau melalui saluran komunikasi yang disediakan oleh akun resmi Transjatim.