BRI Antisipasi Lonjakan Transaksi Lebaran 2025 dengan Likuiditas Rp 32,8 Triliun

BRI Siapkan Likuiditas Rp 32,8 Triliun Jelang Lebaran 2025

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memastikan kesiapannya menghadapi lonjakan transaksi keuangan selama periode Lebaran 2025. Bank BUMN ini telah menyiapkan dana tunai sebesar Rp 32,8 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur Idul Fitri yang berlangsung selama 11 hari, mulai 28 Maret hingga 7 April 2025. Jumlah ini, meskipun lebih rendah 6,12 persen dibandingkan realisasi tahun 2024, merupakan langkah strategis BRI untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kelancaran layanan perbankan nasional selama periode liburan. Penurunan ini mencerminkan tren peningkatan transaksi non-tunai yang signifikan di kalangan masyarakat Indonesia.

Senior Executive Vice President (SEVP) Operations BRI, Nyoman Sugiri Yasa, menjelaskan bahwa proyeksi kebutuhan kas yang lebih rendah dibandingkan tahun lalu didorong oleh penurunan transaksi tarik tunai sebesar 15 persen secara year-on-year (YoY). Hal ini menunjukkan pergeseran perilaku masyarakat menuju transaksi digital yang semakin marak. Langkah ini sejalan dengan strategi BRI dalam mendukung program pemerintah untuk mendorong ekonomi digital nasional.

Strategi BRI dalam Menghadapi Lebaran 2025:

BRI menerapkan strategi multi-faceted untuk memastikan aksesibilitas layanan keuangan yang optimal selama Lebaran. Strategi ini meliputi:

  • Peningkatan Likuiditas: Penyediaan dana tunai Rp 32,8 triliun di seluruh jaringan cabang dan ATM di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan penarikan tunai masyarakat.
  • Optimalisasi Layanan Digital: Peningkatan performa dan keamanan platform perbankan digital BRImo, serta pemantauan ketat untuk memastikan operasional yang lancar selama periode liburan. Pertumbuhan transaksi digital BRI sendiri menunjukkan tren positif dengan peningkatan transaksi BRImo sebesar 40,54 persen YoY, transaksi QRIS BRI tumbuh 186 persen YoY, dan transaksi EDC merchant BRI meningkat 177 persen YoY.
  • Infrastruktur yang Handal: Pemeliharaan dan pengawasan ketat terhadap lebih dari 19.670 unit ATM dan Cash Recycling Machine (CRM) yang tersebar di seluruh Indonesia. Total jaringan e-channel BRI hingga akhir Desember 2024 mencapai lebih dari 796.000 unit, termasuk 776.000 EDC, 10.000 ATM, dan 9.000 CRM.
  • Layanan Terbatas di Lokasi Strategis: Pengoperasian sejumlah kantor layanan BRI secara terbatas di lokasi-lokasi strategis selama libur Lebaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang masih memerlukan layanan perbankan konvensional.
  • Kolaborasi dengan Agen BRILink: Pemanfaatan lebih dari 1 juta Agen BRILink di seluruh Indonesia untuk memperluas jangkauan layanan perbankan, khususnya di daerah-daerah terpencil, guna memastikan ketersediaan layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk di pedesaan.

Dengan langkah-langkah komprehensif ini, BRI menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia selama periode Lebaran. BRI berkomitmen untuk memastikan akses layanan perbankan yang mudah dan aman, baik melalui jaringan fisik maupun digital, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang dan nyaman.